Friday, December 30, 2011

WOW EDITION


Yang penting post fotonya dulu.
INI EDISI 200 HALAMANNYA UDAH JADI, TEMAN-TEMAN! WUHUUUUUUU...


note: isi blognya menyusul, saya kerja dulu. sekali lagi, wuhuuuuuuu!!


Nah, saatnya update!
Selagi art director gw membuat outline untuk edisi selanjutnya dan selanjutnya, gw cerita-cerita sebentar mengenai foto diatas. Kalau diurutin dari atas, begini ceritanya:


Print out contoh cetak dan outline besar edisi itu copot, jadi gw dan seruni beres-beres lagi karena kita semua berniat buat foto-foto didepat print out itu. 


Makan sore rame-rame terkadang terjadi di mejanya Niken, selain ngunyah kita juga ngobrol dan ketawa-ketawa. Ajang buka mulut. Ngahahaha. 


Yup, ketiga itu foto diruangan pemred hai, mas Danie, contoh cetak itu baru dibagikan buat atasan-atasan untuk dicek-cek lagi, tapi sih, sebelum nyampe keruangan mas Danie, orang-orang yang di meja Niken itu teriak duluan. Kami kaget edisi itu sudah selesai cetak dan siap beredar. Edisi yang bikin deg-degan.


YAY! ITU HAI EDISI 01 SUDAH JADI.


Foto selanjutnya nggka usah dibahas lah. Lanjut..


Foto rame-rame walaupun nggak semuanya ngumpul teamnya. 


Gw makan majalahnya, enak, kayak permen. 


Foto yang paling bawah itu Peter Parker, foto sama majalah Hai.


Please, Taa... isinya nggak penting sebenarnya. Terus ngapain ditulis? Karena gw sudah terlanjur nulis notes di bawah fotonya. huhu.. 


Terima kasih buat kerja keras team edisi ini. BANZAI!



Friday, December 16, 2011

menanti pagi

berikut deretan foto yang mengantar gw untuk meninggalkan kantor karena pekerjaan mulai pelan-pelan selesai, sudah pagi, dan mata sudah mulai memanda (mata panda). 


Jumat, 16 Desember 2011
lokasi: kantor jalan panjang, lantai 6
jam: 05.00 - 06.00



cemilan.


mulai sadar kalau langit udah mulai memerah.



mari lanjut memerhatikan matahari yang mulai bangun dari tidurnya.



wallpaper baru, ditempel dijendela kantor. bukan itu warna langit di luar sana.


sisi lain. tengok ke kiri dari jendela.


tengok ke kiri lagi.



mulai terlihat tangan besar di langit pagi itu. 



dan matahari mulai menampakkan cahayanya.



akhirnya saya pulang. pulang disaat terang. untuk tidur sebentar lalu kembali lagi ke kantor untuk berperang dengan deadline. 
wakhaa in hell-o-land

Thursday, December 15, 2011

selamat pagi

Pagi ketemu pagi. kantor dan kantor lagi.
Ini masih di kantor, diiringi lagu dancing in the moonlight yang disetel @vectoryan salah satu tim visual yang duduk di sebelah gw. Niat untuk pulang tapi klik klik.. ngetik dulu diblog ini. Aah.. mata panda mulai menemani.

selamat pagi.

Tuesday, December 13, 2011

Cerita hari dari mimpi

Ini lucu.

Minggu pagi (11/12/11) gw terbangun karena mimpi yang menurut gw nggak jelas banget. Rasa pusing, kaget, takut, dan deg-degan sedih semuanya jadi campur aduk. Tanda-tanda bangun tanpa perasaan senang, antara nggak senang karena mimpinya atau harus siap-siap ujian tengah semester dikuliah minggu pagi. Keduanya, sudah pasti.

Gw terbiasa dengan mimpi-mimpi aneh yang terkadang jadi kenyataan, de javu, atau semacam itu. Tapi kemarin, mimpi gw bersumber dari suasana kantor, yaa, sedih juga karena sampai mimpi pun gw masih takut kerjaan nggak selesai. Begini suasananya:

note: Jangan bayangkan di kantor yang asli, karena dimimpi gw semuanya jadi serba berlebihan.

Kayak di luar negeri, cahaya mataharinya terang. Kami, gw dan teman-teman kantor, keluar dari lobby kantor. Ditengah perjalanan menuju swalayan, di trotoar yang sangat nyaman itu, kami, gw dan teman-teman kantor, melewati sebuah perumahan yang sangat indah. Berisi taman dan rumah-rumah yang dilapisi oleh tanaman-tanaman hias. Diantaranya, gw melihat ada sesuatu yang jongkok di atasnya. Setelah diperhatikan ternyata dia semacam catwoman lalu melompat melewati pagar. Ternyata itu si @noelmonique.

Sesampainya di swalayan kami lumayan rusuh, belanja ini itu, lari-lari diantara etalase. Ingat.. mimpinya berlebihan dari situasi sebenarnya. Lalu kami kembali ke kantor.

Di ruang tamu yang tiba-tiba menjadi homy, ada sofa besar berwarna putih, dan bantal-bantal nyaman dengan karpet tebal. Semuanya santai-santai termasuk gw tapi entah kenapa masih ada rasa beban karena kerjaan. Santai tapi sibuk sebenarnya, Disaat semuanya sedang santai, @kramputz duduk selonjoran di sofa, @matetampan senderan ditembok sambil menonton tv, ada @winkobabat yang duduk bersila dikarpet.



kira-kira kayak gini.

Nggak bisa dibayangkan apa yang sedang dibicarakan saat itu yang ada hanya perasaan bagaimana kerjaan ini selesai. Sesaat suasana berubah menjadi sibuk, semuanya bubar ke pekerjaan masing-masing ketika bayangan orang yang paling bertanggung jawab atas proyek itu, datang.

Dan gw terbangun.

Lucunya lagi.

Diperkirakan hari Senin gw selanjutnya itu seperti menceritakan apa maksud dari mimpi gw itu, setelah Mate bilang, "Jangan-jangan ini maksud dari mimpinya Eta." Hore.. perasaannya sih sama seperti dimimpi. Tapi apa iya?

Yang pasti, mulai saat ini, gw selalu berdoa untuk bermimpi yang nggak aneh-aneh, dalam artian kalau itu akan terjadi sebaliknya, biarkan gw mimpi buruk tapi kenyataannya menyenangkan daripada mimpi yang indah tapi terjadi sebaliknya.


Sunday, November 27, 2011

Thursday, November 24, 2011

jahat ah.

Malam ini ditemani lagu 星の数だけ願いは届く- DEPAPEPE.

Memang seharusnya ditemani seseorang, jangankan teman, yang gw sebut sahabat saja sepertinya masa bodoh saja. Agak 'dalem' melihat balasan darinya, seakan gw bukan siapa-siapa. Nggak malu gw untuk menjilat ludah gw sendiri kalau begini caranya. Gw tarik lagi apa yang pernah gw lontarkan tentang sahabat. Nggak ada basa-basi. Sama yang seperti dia lakukan. Adil buat gw. We know nothing, huh?

Ah jadi jahat beneran saja kalau begini, sih.

Tuesday, November 22, 2011

dari crazy wakhaa menjadi wakhaa busabusa

Selamat sore semua..
Apa komentar lu tentang layout blog baru gw? Hahahaha.. masih canggung dengan warna pastel ini.
Mari bersenang-senang, bercerita sampai berbusa-busa!!

Behind the blog:
Sempet-sepetin buat layout baru blog gw ini, refreshing otak untuk memulai pekerjaan yang bakal nggak ada habisnya sampai akhir tahun. Cuma bisa terus menyicil kerjaan yang bakal berlapis. Nah, minta dukungannya yah buat tim pekerja ini yaa.. semoga kami berhasil mencapai target dan menyelesaikannya tepat waktu, eh.. paling telat-telat dikit sih. Hehhehe.. yoi, boss lihat situasi dan kondisi saja.

Selamat berjuang semua!!

Tuesday, October 18, 2011

Cita-citaku

Setiap orang bertanya ketika gw masih kecil, "cita-citanya mau jadi apa?". Jawaban gw selalu jadi dokter.

Well, namanya juga bocah, di rumah gw lebih cekatan kalau ada masalah luka. Si mama jarinya ke iris pisau, gw langsung lari ambil obat merah dan plester. Kakak gw lecet-lecet jatoh dilapangan bola, gw siap ngobatin. Sampai pada saatnya gw pernah ngoleksi macam-macam plester, dari yang biasa-biasa saja, berwarna dan berpola, sampai yang bentuknya aneh-aneh. Jaman SMP gw ikutan ekskul PMR, dan sempat jadi ketuanya. Sikap yang seperti itu yang gw maksud untuk memilih menjadi dokter kalau sudah besar nanti.

Waktu terus berjalan cita-cita itu buyar setelah SMA jadi OSIS dan lebih seneng ngurusin orang, jiwa sosial tinggi, nilai rendah lalu masuk jurusan IPS di kelas tiga. Jleb. Dibilang bego nggak masuk IPA, gw cuma ketawa-ketawa.

Ternyata, setelah gw cerai dengan cita-cita yang berlebihan itu, sadar bahwa gw ternyata lebih kreatif kalau berpikir. Kalau saja benar jadi dokter dengan tingkat imajinasi tinggi, pasiennya bakal jadi apa? Diingat-ingat kalau gw dari TK suka banget sama kelas kerajinan tangan, gambar, menang beberapa lomba menggambar, dan disitulah ilmu pasti gw berpudar.

Mari tingkatkan imajinasi!!

Mengkhayal kelamaan, akhirnya bingung saat lulus.
"Kuliah apa kamu jadinya?", si papa mulai khawatir anaknya nggak jadi apa-apa.

Hmmm...
Jadi, sekarang cita-citanya jadi apa?

Jadi Orang Kaya!

Friday, October 7, 2011

Keadaan sebagian meja kantor


begini ceritanya:

gitu.., sekian.


Bicara sendiri

Gw

Bercermin sambil menyisir rambut yang susah untuk rapi,

benahi pakaian yang biasa-biasa saja ini.

"Hmm.. coba gw lebih tinggi sedikit, bisa kali nih jadi model"


Saya

Mengerutkan dahi.

"Bisa, yang nggak bisa mukanya, benerin lah!"


Gw

Melas

"Heee..."

Tuesday, September 27, 2011

DEPAPEPE

Judulnya singkat, nggak perlu panjang lebar, yang penting DEPAPEPE akhirnya datang ke Indonesia tepatnya di acara Java Soulnation 2011. Kaget dan campur bingung ketika mendengar DEPAPEPE masuk salah satu list artis yang akan manggung. Artis Jepang? Kapan lagi mereka dateng ke Indonesia kalau nggak di undang acara seperti itu.

DEPAPEPE duo gitar akustik Miura Takuya dan Tokuoka Yoshinari yang berasal dari Jepang ini, salah satu grup musik kesukaan gw. Indie, Mini Album, Albums, Single bisa lu liat di om wiki tentang DEPAPEPE.

Senangnya lagi waktu tahu mereka akan manggung dua kali, di hari Sabtu, 24 September 2011 dan Minggu, 25 September 2011.

Pertama mereka manggung gw nonton via tv kabel, First Media, Sabtu, jam 18.00 WIB gw mulai nonton DEPAPEPE. Diam, senang dan norak di depan tv. Untung ada siaran langsungnya, buat gw yang fakir tiket gini senang banget bisa nonton sambil santai-santai dirumah.

Kedua kalinya mereka manggung dihari Minggu, dengan adanya kebaikan dari @winkobabat gw bisa nonton langsung di Senayan, acaranya Java Soulnation. Bisa nonton dan dance bareng Sophie Ellis Eextor, terus lanjut nonton DEPAPEPE!!!

Aaaaaaaaaa~ senang tak terkira.

Melihat Depapepe depan mata. Melihat mereka memainkan gitarnya. Petikan gitar level tingkat tinggi. Lumayan merinding dibeberapa lagu yang mereka bawain. Miura Takuya selalu berusaha berbicara dengan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan logat Jepangnya, terkadang berbicara dengan bahasa Jepang, samar-samar gw mengerti apa yang dia omongin. Intinya, penonton di Jakarta itu keren, menyenangkan, dan dia senang bisa manggung di Jakarta. Dan nggak lupa, seringkali Miura Takuya ngomong, "MANTAP, Indonesia Mantap!". Tokuoka Yoshinari nggak banyak ngomong, walaupun dia terdengar lebih fasih berbahasa Inggris.

Depa, Pepe, ingat janji kalian yaa, manggung lagi di Indonesia! :D Senang bisa melihat performance kalian yang MANTAP!

Ini gw share videonya. Selamat nonton!


DEPAPEPE - 星の数だけ願いは届く




DEPAPEPE - START



DEPAPEPE - Summer Parade



PUAS! THANK YOU DEPAPEPE! :D

Thursday, August 4, 2011

anything but ordinary

Sometimes I get so weird

I even freak myself out

I laugh myself to sleep

It's my lullaby

Sometimes I drive so fast

Just to feel the danger

I wanna scream

It makes me feel alive


Is it enough to love?

Is it enough to breath?

Somebody rip my heart out

And leave me here to bleed

Is it enough to die?

Somebody save my life

I'd rather be anything but ordinary please


To walk within the lines

Would make my life so boring

I want to know that I

Have been to the extreme

So knock me off my feet

Come on now give it to me

Anything to make me feel alive


Is it enough to love?

Is it enough to breath?

Somebody rip my heart out

And leave me here to bleed

Is it enough to die?

Somebody save my life

I'd rather be anything but ordinary please

I'd rahter be anything but ordinary please.


Let down your defences

Use no common sense

If you look you will see

that this world is this beautiful

accident turbulent suculent

I'm feeling permanent

No way I won't taste it

Dont wanna waste it away


Sometimes I get so weird

I even freak myself out

I laugh my self to sleep

It's my lullaby



Is it enough?

Is it enough?

Is it enough to love?

Is it enough to breath?

Somebody rip my heart out

And leave me here to bleed

Is it enough to die?

Somebody save my life

I'd rather be anything but ordinary please


Is it enough?

Is it enough to die?

Somebody save my life

I'd rather be anything but ordinary please

I'd rather be anything but ordinary please


Artist: Avril Lavigne

Tittle: anything but ordinary

Baby Sitter

Semenjak dia lahir gw agak bingung harus bagaimana. Agak shock juga karena harus mengukir namanya dengan berbagai cara agar terlihat cocok dengannya. Memberikan sentuhan yang cocok walaupun mempunyai dua sisi yang berbeda, sedikit bertentangan, namun itu menjadikannya hal yang menarik. Ini sebuah tantangan untuk seseorang seperti gw.

Setelah mencobanya dengan berbagai cara supaya terlihat wujudnya untuk dipamerkan pertama kali, seperti kebiasaan gw yang nggak pernah puas, gw berpikir untuk membenahinya lagi. Gw hanya pengasuh, mungkin orang tua yang melahirkannya lebih mengerti. Layaknya baby sitter yang menjaganya disaat nggak ada orangtuanya, walaupun ada mungkin mereka juga sibuk untuk melaksanakan tugas-tugas mereka yang lainnya.

Beberapa bulan terasa memuakkan, orangtuanya banyak bicara. Gw juga berusaha, sayangnya tidak pernah terlihat langsung olehnya. Memakan banyak waktu, banyak ide untuk membuatnya tenang. Rasanya ingin terus memaki. Ini bagusnya seperti ini, itu bangusnya seperti itu. Terus menerus dia berkembang dan terus menerus dia harus lebih diperhatikan.

Sampai pada saat itu, waktu gw bersamanya segera berakhir, gw agak tenang nggak harus mengasuhnya lagi. Nggak berasa sudah setahun. Ternyata keadaan nggak mengatakan demikian, orangtuanya masih inginkan gw untuk terus mengasuhnya entah sampai kapan.

Shock. Hanya sementara. Sisanya hanya perasaan gw yang ingin dia menjadi yang lebih baik. Cerminan gw akan terlihat didirinya. Jangan sampai gw sendiri ikut malu kalau melihat penampilannya. Mencoba gaya baru, perbanyak referensi, berlagak seperti dia anak sendiri, dan memberikannya sedikit bubuk 'suka' dengan sedikit mengalihkan orangtuanya. Agak berhasil, nampaknya gw mulai menyukainya. Sempat terpikir untuk mengasuhnya bersama orang-orang yang menyukainya juga. Apalah namanya, katakan saja manusia itu mempunyai cara berbeda-beda untuk mengasuhnya yang sudah setahun lebih ini.

Gw hanya ingin menjadikannya lebih baik. Dan tolong hargailah gw yang sudah terlalu pasrah ini.

Perasaan mulai ragu untuk terus menyukainya, kalau saja orang-orang disekitarnya juga turut peduli, mungkin gw akan terus menyukainya dan menjadikannya sebagai pupuk 'suka' untuk terus mengurusnya.

Hampir dua tahun sudah. Nggak berasa sudah banyak penampilan yang diubah, entah harus senang atau sedih. Nggak tau bagaimana kelanjutannya nanti, yang pasti tergantung dari orangtuanya lagi.

Kakeknya, neneknya, tantenya, omnya, kakak-kakaknya yang turut mengasuh, apa kabar kalian sekarang ini melihat perkembangannya? Apa yang kurang dari yang gw berikan ke dia? Akankah terus dengan keadaan seperti saat ini?

Gw bisa melemah untuk mengurusnya jika dengan keadaan seperti sekarang ini. Mengangkat bendera putih, hmm… lebih baik cari baby sitter baru untuk mengurusnya sebelum gw menyerah.

Menjadikannya lebih baik dari segi penampilan dan sedikit kualitas isinya itu memang sudah tujuan gw. Tapi..

Switchlah yang menentukan tujuannya sendiri. Gw hanya baby sitter saat ini.


Thursday, July 28, 2011

after office hour

Hari ini benar-benar melepas kegiatan seperti biasanya. Anggap saja gw lagi mencoba untuk melebarkan sayap lagi diumur yang baru ini, 23, umur yang seharusnya gw bisa lebih produktif, menjauhkan hal-hal yang monoton. Mungkin masih banyak juga orang yang diumur segitu masih bersenang-senang dimasa kuliah, tapi ini, kalau pakai bahasa sekarang, "nggak gw banget!".

Bertemu teman-teman semasa SMA sekarang ini, perasaannya sungguh berbeda. Gw senang, mereka masih bisa mengingatkan untuk bertemu, berbagi cerita satu sama lain, dan tertawa tanpa harus jaga image. Kami sudah dewasa. Selintas dipikiran gw. Mereka yang selalu meluangkan waktunya untuk bertemu, walau kadang ada-ada saja alasan yang bisa membatalkan datang salah satu dari kami, bukan lagi menjadi masalah karena menurut gw, kalau mau bertemu yaa bertemu saja, selama kalian merasa kita masih berteman, tidak perlu banyak pertimbangan. Kita sudah dewasa, kan? Nggak ada lagi berantem-berantem nggak penting karena tidak bisa bertemu.

Kalau ada kabar bahagia, gw siap mendengarkan dan ikut senang.
Kalau ada masalah, gw siap mendengarkan dan mencoba membantu sebisa gw.
Kalau nggak ada apa-apa, nggak ada salahnya juga untuk bertemu.

Jujur saja, saya merasa nyaman bersama mereka. Mereka yang sudah bisa mempertimbangkan segalanya. Yaa, tentu saja kami seumuran, hal itu menjadikan gw makin nyaman.

Lucunya, gw menyadari ini tadi saat bersama mereka. Ingin ketawa rasanya, tapi gw cuma bisa berkata, "17-23, beda yaa.. hehehe". Dan gw sadar mereka bingung dengan ucapan gw barusan. Cuma kata-kata yang melintas dikepala gw tapi bisa membuat gw senyum.

Nggak ada yang berubah, kami hanya beranjak dewasa.

Dua jam, bukan waktu yang cukup untuk menceritakan semuanya, berbagi, memberikan masukan dan membuat salah satunya menangis. Waktu hanyalah waktu, walaupun sebentar, gunakanlah semaksimal mungkin untuk bertemu mereka yang bisa membuatmu nyaman.

Pulang dengan taxi masing-masing. Hanya kebetulan yang bisa mempertemukan gw dengan si supir taxi yang gw tumpangi. Salam hangat dari mulutnya, menanyakan arah tujuan, lalu berangkat. Berikut percakapan singkat yang bikin gw sedih sejenak.

Supir Taxi (ST) : "Habis kumpul sama sahabat-sahabatnya yaa, mba?"
Gw : "Menurut bapak?"
ST : "Menurut saya, iya. Lama nggak ketemu pasti, yaa?"
Gw : Nyengir sendiri, "Kok bapak tau?", gw yang nggak pernah jawab pertanyaan hanya membalikkan pertanyaan.
ST : "Saya ngeliatnya sih, tadi begitu. Pulang malem karena baru bisa ketemu habis kerja, temen kuliah kali, yaa.. akrab banget."
Gw : "Hehehehe,.. mereka teman SMA saya, Pak."
ST : "Ooh,. temen SMA, temen lama yaa, baik-baik, saya mengerti."

Sejenak gw diam, ngeliat keluar jendela. Sedih juga karena waktu, kami harus kembali pulang. Perasaan gw yang masih kangen sama mereka makin menjadi karena ditambah pandangan dari seorang supir taxi yang nggak kenal sama sekali tapi bisa melihat kami seperti itu.

Apakah mereka sahabat gw?

Sekarang gw menjawab, Iya, mereka sahabat gw.

Friday, July 22, 2011

SELAMAT ULANG TAHUN, SAYA!




Buat saya, selamat ulang tahun!! semoga ditahun ke 23 ini bisa pelan-pelan mencapai mimpinya untuk ditahun ke 25. Aamiin. Apalagi, apalagi? mimpi banyak sekali, semoga bisa tercapai satu-satu dari hal yang kecil sampai hal yang nggak mungkin, ah.. terlalu ngayal dipagi buta dan dihari-hari biasa. Yang ketinggian mimpinya semoga bisa masuk ke dalam alam mimpi, setidaknya gw bisa merasakan walaupun nggak sadar. hehe..

Terima kasih yaa, yankcy si pacar yang paling pertama ngucapin selamat. Selamaatt!! kamu dapet permen nanti dari aku. Buat teman-teman kantor Hai Magazine dan sekitarnya terima kasih ucapannya yaa.. doakan gw sehat, dan gw selalu mendoakan awak Hai sehat, apalagi menjelang deadline puasa ini. Buat teman-teman yang lainnya.. terima kasih banyak doa dan ucapannya.

Ah, mulai senang diumur yang ke 23 ini. Muda, tua, sama saja.. yang penting gw senang :D.


Terimakasih banyak, teman-temaaaannn....

Wednesday, July 13, 2011

HUTANG

Jangan salah sangka dulu sama judulnya. Gw termasuk orang yang takut banget sama kata itu, biasanya berhubungan sama uang, kan? Berusaha nggak ngutang, takut nggak bisa balikin duitnya. Jadi, kalau belum punya duitnya mending nggak usah dipaksakan. Itu kalau kata si Papa.

Hutang yang gw maksud sih hutang cerita, banyak banget sebenernya kejadian-kejadian aneh. Tapi mau gimana lagi, gw bukan penulis cepat, kadang satu kalimat saja mikir, kira-kira orang bisa mencerna kata-kata gw nggak yaa? hehe.. cerita cuma cerita sih yaa, gw cuma berusaha untuk menyampaikannya dengan cara gw sendiri.

Cerita sedikit dulu, setiap jam 11 malam, beberapa minggu belakangan ini selalu berada di kantor. Tidur selalu jam 3 atau jam 4 pagi. Settingan hidupnya lagi nggak benar. Namanya juga hidup sih, ada saja kegiatan yang menyita banyak waktu.

Doanya cuma mudah-mudahan waktu yang gw buang-buang buat melaksanakan kegiatan gw itu bisa bermanfaat buat kedepannya. Dengan kata lain, bisa bikin gw senang.

Sampe ketemu lagi. Siap-siap baca muntahan cerita gw yang lain.

Wednesday, March 30, 2011

Syal Merah Saya.

Lampu2 mobil terlalu terang dari arah yang berlawanan, terasa mata saya dipenuhi seluruh cahaya. Memejamkan mata sejenak dan menghalanginya dengan tangan.

Belum terasa jauh, ternyata dibelakang terjadi kecelakaan. Seperti tabrak lari. Mobil itu melaju cepat. Saya takut. Akhirnya lebih memilih meneruskan langkah saya.

Tidak peduli, kasarnya. Tapi jalanan malam ini lebih sepi dari biasanya. Sunyi.

Oh.. Wangi kamar, waktunya beristirahat. Mencoba menghubungi sahabat saya tapi tidak ada balasan. Kemana dia?

Waktu terasa cepat. Pagi dan sudah larut, saatnya saya pulang. Kantor terasa sunyi hari ini tapi tidak untuk jalanan malam ini.

Kecelakaan lagi, kali ini didepan saya. Mencoba lari tapi tidak bisa menghentikan laju mobil. Hey, berhenti!

Tak tega melihat perempuan bersyal merah tergeletak tak berdaya. Sesaat jalanan kembali sunyi. Siapa yang harus dihubungi? Telepon mati total.

Gemetar. memberanikan diri melihat keadaannya. Mencoba menarik badannya ke tepi jalan, wajahnya tertutup syal dan angin dingin meniup2 syal merah saya.



Wednesday, March 23, 2011

Malam untuk Shifa

Kira-kira sudah pukul tujuh sore, gw dan oscy melipir ke kumpulan rumah makan di daerah joglo. Hujan, gerimis malam itu cukup lama.

Buat pengendara motor yang sedang diburu waktu mungkin itu hal yang menyebalkan.


Belum lama kami di situ, lagi melihat-lihat makanan apa saja yang ada, tepat arah jarum jam 12 ke arah jalan raya, ada pengendara motor yang jatuh. Ngga tau penyebabnya apa. Para polisi cepek yang ada disitu langsung bergegas mengangkat si pengendara yang mulai basah kuyup karena hujan dan mulai berteriak kesakitan. Gw melihatnya dari pinggir, oscy mulai maju ke arah jalan raya, tapi gw menarik jaketnya karena gw mikir supaya ngga menghalagi jalan, pasti dia digotong ketempat gw lagi berdiri. Banyak pengunjung yang 'menonton' dari pinggir, tapi setelah si korban diamankan ditempat yang tadi gw berdiri, semuanya bubar.


Selingan kalimat-kalimat yang membuat gw kesel mulai bermunculan.


"Ahh.. Takut ah, ga mau liat"


"Itu tadi ada kecelakaan didepan"


"Cewe ya? Dia sendirian?"


"Tuh.. Tolongin tuh"


Bergeraklah. Bantu. Dimana rasa kemanusiaan kalian? Gw sempat mikir seperti itu.


Gw ngga tega buat ninggalin orang yang lagi kesakitan dan mulai memejamkan matanya, apalagi terkapar depan mata gw.


"Mba.. Mba..", gw coba menepuk pipinya supaya dia kembali sadar.


Matanya kembali terbuka, luka-luka dikakinya lumayan banyak, darah mulai keluar.. Dan gw mulai panik harus gimana.


Pertanyaan pertama gw "kaki tangan bisa digerakin? Bagian mana yang paling sakit?" Untungnya dia masih bisa jawab pertanyaan gw, ngga berani menggerakan kaki kanannya yang dia bilang susah digerakin. Gw coba minta air putih hangat ke salah satu pelayan didalam kios, hanya 'air putih' lumayan lama menunggunya.


Segitu mahalnya kah air putih itu untuk menenangkan sejenak orang yang habis tertimpa musibah?


Pertanyaan kedua gw nanya pelayan disitu, "ada klinik 24 jam deket sini?"


"Wah.. Ngga tau mba"


Memang semua orang jadi agak panik.


Sambil menunggu 'air putih' itu gw coba nanya nama, rumah, dan nomor telepon keluarga yang bisa dihubungi.


Kotak P3K oscy sudah expired, entah dari tahun kapan. Ngga berani bersihin luka, cuma minta betadine ke orang setempat dan menyiram betadine ke seluruh permukaan lukanya.


"Shifa, tenang yaa", kata gw karna melihat dia mulai nangis kesakitan.


Susah sekali menelepon bapaknya, mungkin karena nomor gw yang ngga dikenalnya. Mencoba meneleponnya berulang kali, dan berakhir dengan sms:

Bapaknya shifa yaa? Ini jatoh dari motor, sekarang ada di daerah joglo..

Kalimat yang aneh yaa? Gw mulai deg-degan.. Masih ngga tau harus gimana. Melihat muka oscy juga sepertinya dia merasa begitu.


Mulai tenang, gw berhasil menelepon bapaknya, setidaknya ada keluarga yang sudah tau keadaan anaknya.


Barang-barangnya aman, motornya juga sudah diamankan.


Ada obrolan-obrolan kecil yang lucu kalau gw inget-inget lagi. Intinya, Shifa itu masih sma, pelatih taekwondo, dan untungnya dia bukan tipe cewe yang pendiam, jadi gw masih bisa tau keadaan dan apa yang dia rasakan. Gusi bagian gigi depannya sedikit berdarah, mungkin kepentok sesuatu karena dia ngga pake helm fullface. Sedikit kejujuran kalau dia sempat bengong dimotor sebelum kejadian itu terjadi. Gw cuma bisa bales senyum, menasehati disaat seperti itu mungkin ngga membantu dia untuk tenang, pikir gw.


Kebetulan, ada pengunjung yang baru datang dan dia mengenal shifa. Gw agak lega. Shifa gw serahin ke orang itu.


Beranjak ke sisi yang lain, gw dan oscy si-dengkul lemas-setelah-kejadian-itu, hahahhaa.. Jadi bingung mau makan apa, agak kehilangan selera makan karena masih ngga tega sama shifa walaupun ujung-ujungnya take away makanan juga dan kami lanjut pulang.


Persis di depan jalan menuju rumah oscy, bapaknya menelepon menanyakan letak persisnya rumah makan kejadian itu. B
eberapa jam kemudian, bapaknya sms:
Mba. Trims atas bantuan info anak sy, semoga ALLAH memberikan Rizky/Baroqah atas kebaikan anda,,


Gw, oscy, bernafas lega.

Maaf juga, pak ngga bisa bantu banyak.

Semoga ngga ada luka serius :)


Cepet pulih, Shifa. Biar bisa ngajar taekwondo lagi.

Tuesday, February 15, 2011

SEMESTER I

Kalau gw inget, pasti di update ini blog. Hell-o apa kabar semuanya, keinget ada teman baru yang menegur gw, "ta.. kalau punya blog di update donk!" yaah intinya seperti itu lah. Baru sadar ini udah tahun 2011 yaa, bulan kedua pula.. berarti gw terlalu sibuk untuk mikirin kehidupan gw, kerjaan, eh kuliah juga, pacar mungkin, banyak yaa. Mumpung hari ini libur Maulid Nabi Muhammad SAW dan hidung gw lagi meler, coba gw ketik sedikit cerita belakangan ini.

Semester I kuliah gw udah lewat, belum lihat hasilnya tapi lumayan seru karena gw seperti dikejar-kejar berbagai macam deadline, ngga hanya kerjaan gw di kantor yang deadlinenya setiap minggu buat satu majalah, eh malah terkadang dua dan gw sebagai koordinator dari bagian design-nya, deadline tugas-tugas kuliah juga terus-terusan tiap minggunya. Well, semuanya bisa selesai pada waktunya, walau kadang terlambat juga karena berbagai macam masalah yang tiba-tiba muncul.


Tengah semester gw sempat ngga semangat untuk melanjutkan kuliah gelaran ini, karena semakin banyak tugas, uang, dan tenaga yang dikeluarkan. Satu kata "Capek". Tapi demi misi gw ditahun-tahun kedepannya kenapa harus kalah sama satu kata itu.


Gw kasih intip beberapa tugas-tugas yang udah selesai dikerjakan, hanya capture iseng dari handphone tapi lumayan buat kenang-kenangan masa sulit mengerjakan tugas, hehe..




dari kotak atas paling kiri:

1. Membuat texture daun, gw mengumpulkan beberapa bentuk daun, bagian belakangnya dicat pakai cat poster lalu dijiplak dikertas.

2. Lingkaran warna, buat lingkaran warna ini cukup membuat gw pusing karena warna yang digunakan hanya merah, biru, kuning, hitam dan putih. Intinya gw belajar mencampur warna manual, menggunakan teori dan banyak feeling.

3. Gambar dekoratif, masih pakai cat poster secara manua.
4. Gambar manual enam benda, dosennya menilai dari kemiripan dan perspektif bendanya. Gampang-gampang susah, susahnya dosennya susah dideketin, dan susah ditebak hehe..
5. UTS aplikom, aplikasi komputer secara online. Cuma dua hal yang ditakuti kalau ujian online, internetnya ngga bersahabat atau user diwebnya terlalu banyak.
6. Belajar warna tetrad, warna manual pakai cat poster.

7. Anomali, cat poster dan dari karton dipotong kecil-kecil. Lumayan bikin mata jereng.

8. Gambar karakter manual, warnanya pakai pensil warna dan membuat beberapa gerakan seperti stop motion yang membuat nilai gw jadi kurang bagus karena gerakannya simpel. Kalau dosennya mau mendengar cerita tentang karakter gw mungkin bisa lain nilainya. Ah, ngarep!

9. Gambar dekoratif lagi, warna manual pakai cat poster.

10. Gambar diri sendiri, manual pakai pensil warna. Anehnya, gw lebih memilih foto mata jereng karena gw bosen dengan gaya-gaya jaim. Dibantu oscy untuk kerangka mukanya. Sebelum diwarnain pakai pensil warna, malamnya gw belajar mewarnai kilat sama om gio, ilustrator di kantor gw. Lumayan cepet juga karena gw ngewarnainnya mulai jam 8 pagi sampai jam 12 siang. Sistem kebut secepatnya.

11. Monas itu, ah ngga penting lah.

12. Foto-foto terakhir dari kelas Apresiasi desain dan seni. Benda seni yang dibuat saat itu dari payung yang ditanggalkan fungsinya berjudul "it's raining inside". Poster yang membuat sedih, dan repro tema foto. Gw suka banget sama kelas ini, 'art-art gitu'. Di kelas ini gw bisa sok-sokan jadi seniman, bisa jadi designer. Seru!

Semoga lancar sampai semester berikutnya!